My Private Life : Jiwa Otaku Dari Kecil (2)

In Blog 362 views

Bagian 1 disini yaa…

 

Lulus sekolah, banyak hal juga jadi berbeda dari sebelumnya. Mungkin kebanyakan orang berpikir kalau jadi Otaku berarti ga bakal bosen baca manga dan anime. Tapi sejujurnya, fase bosen itu ya pasti ada. Terutama karena akses toko buku ga ada, dan kalau mau ke warnet ya harus ada alasan dulu biar di anter ortu (btw, aku ga bisa ngendarai motor hehe..), akhirnya malah bosen sendiri. Di Zonamobile, walaupun bisa bahas tentang anime dan manga lewat forum, kan ga seru juga kalau ga baca bukunya secara langsung. Selain itu, di channel TV nasional juga ga pernah menayangkan serial-serial anime secara full, ditambah lagi yang ditayangkan juga itu lagi itu lagi. Alamat bosennya udah sampai ke titik paling tinggi, aku coba cari hobi lain; fanfiction dan novel terjemahan.

Dimulai dari Harry Potter, Lord of The Rings, Narnia, dan beberapa judul literasi Inggris lama kayak Dracula, The Secret Garden atau Alice in Wonderland, aku coba baca satu demi satu. Awalnya baca versi bahasa, hunting situs di google yang nyediain aplikasi E-book berformat Java. Setelahnya makin intens cari judul lain, kadang langsung aja ke versi asli bahasa Inggrisnya. Sedangkan Fanfiction, aku banyak baca karya fans luar negeri yang bikin Fanfic Naruto atau Sailormoon. Surprisingly, ceritanya bagus-bagus sampai kutunggu update chapternya. Kagum deh sama fans yang bisa menulis cerita menarik berdasarkan sesuatu yang dia suka, karena aku ga seimajinatif itu. Makanya dari dulu aku lebih nyaman jadi seorang blogger, karena cerita yang aku tulis sifatnya aktual, kejadiannya beneran.

Selama setahun, aku nganggur bener-bener ga ada kerjaan karena Bapakku punya pendapat sendiri soal mencari kerja. Penginnya yang deket rumah, gajinya lumayan, ga keluar biaya bensin karena harus bolak-balik anter jemput. Yah.. tempatku tinggal itu memang bukan daerah pusat seperti Menggala atau Unit 2 (Tulang Bawang, Lampung), jadi angkot pun males masuk. Mau belajar naik motor, bapakku ga ngebolehin. Serba susahnya sampai ke urusan mencari pekerjaan. Dimana bertebaran minimarket yang baru di buka, Bapak keberatan untuk ngebiarin aku kerja disana karena saat itu gajinya masih terlalu kecil (kisaran Rp 750.000 an saat itu). Padahal semua kan memang harus dimulai dari yang kecil dulu, biar ada pengalaman. Begitulah.. itu adalah tahun terbosan yang pernah aku alami.

Untungnya, suatu kali salah satu saudara Ibu minta aku untuk mengajar les privat buat anak-anaknya. Dari yang cuma dua anak, besoknya teman-temannya yang lain datang ke rumah untuk ikut les privat bareng. Aku ga matok harga mahal kok, cuma 5 ribu aja seminggu untuk 2 mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris dan Matematika. Total selama 3 bulan jadi guru les privat dadakan, aku punya 7 murid dari kelas 3 dan 5 SD. Lumayan lah,ย  hitung-hitung buat nambah uang jajan selama jadi pengangguran.

Author: 
Inshaallah orangnya baik ๐Ÿ˜
  1. Sofy2 years ago

    gollum riddle: a thing that’s devoured by all things; tress, flowers, bees, beasts; bites steel, gnaws irons; grinds hard stone to meal; beats mountain down; ruins town, slays king. what is it?

    • Author

      Ainee2 years ago

      Most probably “Time”. It’s been a long time since I read LOTR, kinda needed a bit of time to recall the answer ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

  2. cleopatra2 years ago

    lah kayaknya private mulu dari kemaren, yuk kapan gw mau les private ni sama u -gege-

Express your love in words


Top